PULANG PISAU, mitratnipolri.co.id
Dandim 1011/Kuala Kapuas (KLK) Letkol Inf. Deky Febrianto, S.Hub.Int., M.H.I., menghadiri Rapat Evaluasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang dipimpin langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., dan Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni, MA., Ph.D.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (21/9/2026) di Camppeat KHDTK Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.
Rapat tersebut dihadiri sejumlah pejabat dari pemerintah pusat dan daerah. Dari pemerintah pusat, hadir Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni, MA., Ph.D., Inspektur III BNPB, Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB, Kepala Biro SDM dan Umum BNPB, serta Koorspri Kepala BNPB.
Sementara itu, dari jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah hadir Pangdam XXII/Tambun Bungai, Kapolda Kalimantan Tengah, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Wali Kota Palangka Raya, Kepala BPBD Kota Palangka Raya, serta Kepala Kanwil ATR/BPN Provinsi Kalimantan Tengah.
Dalam rapat tersebut, pemerintah menegaskan komitmennya untuk mengerahkan seluruh kekuatan dalam upaya penanggulangan Karhutla. Langkah yang dilakukan meliputi pengerahan satuan tugas darat, operasi pemadaman melalui udara (water bombing), serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang rawan terjadi kebakaran.
Upaya tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan kebakaran sekaligus mencegah meluasnya titik api di wilayah rawan Karhutla.
Dandim 1011/KLK Letkol Inf. Deky Febrianto, S.Hub.Int., M.H.I., menegaskan bahwa Kodim 1011/KLK siap mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat dalam penanggulangan Karhutla.
Selain itu, jajaran Kodim 1011/KLK akan terus meningkatkan patroli di wilayah yang rawan terjadi Karhutla serta memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya mencegah dan menanggulangi Karhutla secara cepat, terpadu, dan berkelanjutan.
Jurnalis:Husin Kaperwil Kalteng/Dery Humas
Red/Anto Prayoga
