BARITO KUALA, mitratnipolri.co.id
Komandan Kodim (Dandim) 1005/Barito Kuala menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dan keselamatan personel dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal tersebut menjadi salah satu perhatian dalam Rapat Evaluasi dan Tindak Lanjut Penanganan Karhutla yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Barito Kuala bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Senin (26/10).
Rapat berlangsung di Aula Bahalap, Kantor Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Marabahan Kota, Kecamatan Marabahan. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Barito Kuala, Dr. H. Bahrul Ilmi, S.H., M.H., serta dihadiri oleh unsur pimpinan daerah, jajaran TNI dan Polri, serta instansi terkait.

Rapat evaluasi ini bertujuan untuk meninjau pelaksanaan penanganan karhutla yang telah dilakukan sekaligus merumuskan langkah-langkah tindak lanjut guna mengantisipasi dan menangani potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Barito Kuala.
Dalam penanganan karhutla, koordinasi dan sinergi antarinstansi merupakan faktor penting untuk memastikan upaya penanggulangan berjalan secara efektif, terpadu, dan sesuai dengan kondisi di lapangan. Di samping itu, keselamatan personel yang terlibat dalam kegiatan pemadaman dan penanggulangan karhutla harus senantiasa menjadi prioritas.

Melalui rapat evaluasi tersebut, diharapkan seluruh unsur terkait dapat semakin memperkuat koordinasi dan kerja sama, meningkatkan kesiapsiagaan, serta mengoptimalkan upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla di wilayah Kabupaten Barito Kuala.
Kodim 1005/Barito Kuala berkomitmen untuk terus mendukung upaya penanganan karhutla melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga keselamatan masyarakat, melindungi lingkungan, serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan dan lahan.
Jurnalis : Husin Kaperwil Kalteng/Derry HumasÂ
Red/Anto Prayoga
