COFFEE MORNING POLSEK ENTIKONG PERKUAT SINERGI LINTAS INSTANSI DALAM MENJAGA KAWASAN PERBATASAN

Sanggau, mitratnipolri.co.id

Polsek Entikong menggelar Coffee Morning bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), instansi vertikal, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat sebagai upaya memperkuat koordinasi dan sinergi dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia. Kegiatan berlangsung di halaman Mapolsek Entikong, Selasa (14/7/2026).

 

Forum tersebut dihadiri Kapolsek Entikong AKP Donny Sembiring, S.H., bersama unsur Forkopimcam, TNI, Kejaksaan, pengelola Pos Lintas Batas Negara (PLBN), Imigrasi, Bea Cukai, serta berbagai instansi pemerintah dan elemen masyarakat yang memiliki peran strategis di wilayah perbatasan.

Hadir pula perwakilan P4MI, Jasa Raharja, Karantina Kesehatan, Balai Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Balai Penyuluh Pertanian, Dewan Adat Dayak (DAD), Majelis Adat Budaya Melayu (MABM), para kepala desa, kepala sekolah, pimpinan puskesmas, hingga tokoh masyarakat dari Kecamatan Entikong dan Kecamatan Sekayam.

 

Kapolsek Entikong AKP Donny Sembiring mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan wadah untuk memperkuat komunikasi, membangun kolaborasi, serta menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi berbagai tantangan di wilayah perbatasan.

 

“Kecamatan Entikong merupakan beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu, soliditas antarlembaga menjadi kunci utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui Coffee Morning ini kami ingin memastikan komunikasi tetap terbuka, koordinasi semakin kuat, dan seluruh stakeholder terus berjalan dalam satu tujuan menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung pembangunan wilayah perbatasan,” ujar AKP Donny Sembiring.

 

Menurutnya, hubungan kerja sama yang selama ini terjalin antara Polsek Entikong, Forkopimcam, instansi vertikal, serta masyarakat menjadi modal penting dalam menyelesaikan berbagai persoalan secara cepat melalui komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan.

 

Mewakili Camat Entikong, Kasi Trantib Kecamatan Entikong Lusianus Tono mengapresiasi inisiatif Polsek Entikong yang secara konsisten menghadirkan ruang dialog bersama seluruh pemangku kepentingan. Ia menilai kolaborasi yang terjalin selama ini telah memberikan dampak positif terhadap pelayanan publik, penyelesaian persoalan masyarakat, serta terciptanya situasi keamanan yang kondusif.

 

Dari unsur TNI, Wadanyon Satgas Pamtas Kapten Inf. Arif Rizki menegaskan pentingnya menjaga soliditas seluruh stakeholder di kawasan perbatasan. Menurutnya, Satgas Pamtas akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh instansi dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

 

Hal senada disampaikan Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Entikong Dian Novita, S.H., yang menilai koordinasi lintas sektor selama ini berjalan efektif. Ia menyebut berbagai persoalan hukum maupun administrasi dapat diselesaikan melalui komunikasi yang terbuka serta dukungan fungsi kejaksaan di bidang intelijen, bantuan hukum, dan pendampingan kepada instansi pemerintah.

 

Sementara itu, Administrator PLBN Entikong Teguh Priyadi mengapresiasi sinergi yang telah terbangun bersama Polri dalam mendukung kelancaran pelayanan dan pengawasan aktivitas masyarakat di kawasan perlintasan batas negara.

 

Dalam sesi diskusi, peserta juga membahas sejumlah isu strategis terkait pelayanan lintas batas. Di antaranya implementasi aplikasi Online-Indonesia yang masih dalam tahap uji coba pada jalur perbatasan darat, kewajiban penggunaan aplikasi Mobile Declaration Customs (MDC) bagi warga negara Indonesia yang kembali ke tanah air, hingga usulan peningkatan sosialisasi penggunaan layanan digital kepada masyarakat.

 

Selain itu, forum turut membahas peluang pemasaran hasil pertanian dan perkebunan masyarakat ke Malaysia. Menanggapi hal tersebut, Bea Cukai Entikong menjelaskan bahwa pihaknya telah menyediakan layanan Klinik Ekspor serta program pembinaan bagi pelaku UMKM guna mendorong ekspor komoditas lokal melalui jalur resmi. Mekanisme penggunaan Kartu Identitas Lintas Batas (KILB) serta ketentuan dokumen perjalanan bagi warga negara asing juga menjadi bagian dari pembahasan.

 

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh dialog konstruktif. Berbagai masukan yang mengemuka diharapkan menjadi dasar penyusunan langkah bersama dalam meningkatkan pelayanan publik, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta menjaga stabilitas keamanan di kawasan perbatasan.

 

Melalui forum Coffee Morning tersebut, Polsek Entikong menegaskan komitmennya untuk terus menjadi penggerak sinergi antarlembaga dalam mendukung terciptanya wilayah perbatasan yang aman, kondusif, serta mampu mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat sebagai garda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Jurnalis : Husin

Red/Anto Prayoga 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *