Ancaman El Niño, Tim Gabungan Tangani Dua Titik Karhutla di Sukamara

Berita20 Dilihat

SUKAMARA, mitratnipolri.co.id

Kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, terus ditingkatkan di tengah kondisi yang dipengaruhi fenomena El Niño. Menindaklanjuti laporan adanya titik yang terindikasi mengalami karhutla, Piket Posko Tanggap Darurat Karhutla Kabupaten Sukamara melakukan pengecekan lapangan (ground check) dan penanganan di dua lokasi, yakni Jalan Mangga, Kelurahan Padang, dan Jalan Ali Ahmad, Desa Natai Sedawak, Kecamatan Sukamara.

 

Di lokasi pertama, tim gabungan menemukan kebakaran yang melanda area pondok, lahan gambut, dan perkebunan kelapa sawit milik warga dengan luas terdampak sekitar 0,7 hektare. Petugas berhasil memadamkan api hingga tuntas, kemudian melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Sementara itu, kebakaran di lokasi kedua terjadi di lahan kosong bertanah gambut yang ditumbuhi semak belukar. Dari total lahan terdampak sekitar 2,3 hektare, tim gabungan berhasil memadamkan api di area seluas kurang lebih 2 hektare. Proses pendinginan juga dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

 

Penanganan di lokasi kedua terus dilakukan guna mencegah api kembali menyebar, terutama mengingat karakteristik lahan gambut yang berpotensi menyimpan bara di bawah permukaan tanah.

Kegiatan pemadaman dan penanganan karhutla ini melibatkan personel Polri, BPBD, Manggala Agni, KPHP, Satpol PP dan Damkar, Dinas Pekerjaan Umum (PU), serta pihak perusahaan. Seluruh unsur bekerja sama dalam upaya pemadaman, pendinginan, dan pencegahan agar kebakaran tidak meluas ke area sekitarnya.

 

Selain melakukan penanganan di lapangan, petugas juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, termasuk saat membuka atau membersihkan lahan untuk keperluan pertanian maupun perkebunan.

 

Di tengah potensi peningkatan kekeringan yang berkaitan dengan fenomena El Niño, kewaspadaan terhadap karhutla perlu terus diperkuat. Deteksi dini, respons cepat, serta sinergi antara petugas dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran meluas dan melindungi lingkungan serta permukiman warga.

 

Jurnalis:Husin Kaperwil Kalteng/Dery Humas

Red/Anto Prayoga 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *