ANGGOTA KORAMIL ARUT SELATAN SIGAP BANTU PENANGANAN KEBAKARAN DI TERMINAL NATAI SUKA

Institusi TNI22 Dilihat

Kotawaringin Barat, mitratnipolri.co.id

Personel Koramil 1014-01/Arut Selatan bergerak cepat membantu proses penanganan kebakaran yang melanda kawasan Terminal Natai Suka, RT 21, Jalan Natai Arahan, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 11.55 WIB.

 

Peristiwa tersebut mengakibatkan dua unit rumah dan tiga unit rumah toko (ruko) hangus dilalap api. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, seorang warga dilaporkan mengalami luka bakar ringan saat berupaya menyelamatkan barang-barang miliknya dari dalam bangunan yang terbakar.

Berdasarkan informasi di lokasi, kobaran api diduga pertama kali muncul dari salah satu rumah warga. Dalam waktu singkat, api membesar dan merembet ke bangunan lain yang sebagian besar menggunakan material kayu sehingga mempercepat penyebaran si jago merah.

 

Petugas gabungan yang terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, TNI, Polri, PMI, PLN, serta sejumlah relawan langsung melakukan upaya pemadaman. Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, api berhasil dikendalikan sekitar pukul 13.15 WIB. Proses selanjutnya difokuskan pada pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

 

Komandan Koramil 1014-01/Arut Selatan, Kapten Czi M. Yunus, mengatakan pihaknya segera mengerahkan personel ke lokasi begitu menerima laporan kebakaran. Kehadiran anggota Koramil bertujuan membantu proses penanganan sekaligus mengamankan area bersama unsur terkait.

“Kami langsung bergerak ke lokasi untuk membantu proses penanganan bersama seluruh instansi yang terlibat. Kami juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran dengan rutin memeriksa instalasi listrik, menggunakan kompor secara aman, serta menyiapkan alat pemadam api ringan sebagai langkah antisipasi,” ujar Kapten Czi M. Yunus.

 

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan. Aparat dari Polres Kotawaringin Barat telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap sumber api serta memastikan penyebab insiden tersebut.

Jurnalis : Husin/Kaperwil Kalteng

Red/Anto Prayoga 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *