JEMAAH HAJI PALANGKA RAYA KEMBALI DENGAN SELAMAT, PELAYANAN HAJI 1447 H DINILAI BERJALAN BAIK

Berita34 Dilihat

Palangka Raya, mitratnipolri.co.id

Proses pemulangan jemaah haji asal Kota Palangka Raya pada musim haji 1447 Hijriah berlangsung lancar dan tertib. Seluruh jemaah yang tiba bersama kelompok terbang terakhir dilaporkan kembali ke daerah dalam kondisi baik, sementara perjalanan dari Embarkasi Banjarmasin menuju Palangka Raya berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

 

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Palangka Raya, Ahmad Fauzi, menyampaikan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun ini secara umum berjalan sukses berkat kerja sama yang solid antara berbagai pihak yang terlibat.

 

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah, petugas haji, tenaga kesehatan, aparat keamanan, serta seluruh unsur terkait yang berperan dalam memberikan pelayanan kepada para jemaah sejak keberangkatan hingga kepulangan.

 

“Secara umum pelaksanaan haji tahun ini berjalan dengan baik. Sinergi seluruh pihak menjadi faktor utama yang mendukung kelancaran pelayanan kepada jemaah,” ujarnya, Rabu (10/6/2026).

 

Fauzi menjelaskan, berbagai layanan yang disiapkan bagi jemaah dapat berjalan optimal, termasuk pendampingan khusus bagi jemaah lanjut usia dan penyandang kebutuhan khusus. Kendati demikian, sejumlah aspek masih perlu dievaluasi sebagai bahan perbaikan untuk penyelenggaraan haji pada musim berikutnya.

 

Salah satu perhatian utama adalah peningkatan pemeriksaan kesehatan calon jemaah sejak jauh hari sebelum keberangkatan. Langkah tersebut dinilai penting guna memastikan kesiapan fisik jemaah sehingga mampu menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan baik.

 

“Persiapan kesehatan yang matang menjadi salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan ibadah haji. Dengan skrining yang lebih optimal, risiko gangguan kesehatan selama di Tanah Suci dapat diminimalkan,” katanya.

 

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Palangka Raya yang juga bertugas sebagai pendamping jemaah, Amruddin, mengungkapkan bahwa pelayanan terhadap jemaah lanjut usia menjadi tantangan tersendiri selama pelaksanaan ibadah haji.

 

Ia menuturkan, sebagian jemaah lansia memerlukan perhatian dan pendampingan ekstra, terutama mereka yang mengalami penurunan daya ingat atau memiliki riwayat penyakit tertentu. Kondisi cuaca yang sangat panas di Arab Saudi juga menjadi faktor yang cukup memengaruhi kesehatan dan stamina jemaah.

 

Meski demikian, mayoritas jemaah asal Palangka Raya dilaporkan berada dalam kondisi sehat saat tiba kembali di Tanah Air. Beberapa di antaranya hanya mengalami keluhan ringan seperti batuk akibat perubahan cuaca dan kelelahan setelah menjalani perjalanan panjang.

 

Amruddin juga menyebutkan bahwa hingga kepulangan rombongan, masih terdapat dua jemaah asal Palangka Raya yang menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi. Kondisi keduanya terus dipantau oleh petugas, dan salah satu jemaah dijadwalkan segera dipulangkan setelah dinyatakan memungkinkan untuk melakukan perjalanan.

 

Selain faktor kesehatan, tantangan terbesar lainnya terjadi saat pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina yang menuntut kesiapan fisik serta mental para jemaah. Untuk mengantisipasi hal tersebut, petugas memberikan pendampingan intensif, khususnya kepada jemaah lanjut usia dan mereka yang memiliki keterbatasan kesehatan.

 

Secara keseluruhan, penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah dinilai menunjukkan peningkatan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Dengan berbagai evaluasi dan penyempurnaan layanan yang terus dilakukan, pemerintah berharap kualitas penyelenggaraan haji ke depan semakin baik sehingga mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan pelayanan yang maksimal bagi seluruh jemaah.

Jurnalis : Husin

Red/Anto Prayoga 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *