Seusama Audiensi ke BPKH, Usulkan Pembangunan 15 Balai Pengajian untuk Korban Banjir Aceh Utara.

Info Publik103 Dilihat

JAKARTA, mitratnipolri.co.id

Seuramo Syedara Lhokseumawe (Seusama) melakukan audiensi dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) guna mengajukan dukungan pembangunan balai pengajian dan dayah di Kabupaten Aceh Utara yang terdampak banjir besar pada akhir November 2025.
Banjir yang melanda wilayah tersebut diketahui telah merusak sedikitnya 211 pesantren dan balai pengajian.

Dari jumlah itu, 10 pesantren mengalami kerusakan berat dan 195 lainnya rusak sedang, sehingga aktivitas belajar mengajar sempat terhenti. Selain bangunan, berbagai fasilitas pendidikan seperti Al-Qur’an, kitab-kitab, serta mebel pengajian juga dilaporkan rusak akibat terendam lumpur dan air.
Kerusakan tersebut membuat banyak lembaga pendidikan keagamaan membutuhkan bantuan segera, baik untuk pembersihan pascabanjir maupun perbaikan sarana fisik agar kegiatan pendidikan dapat kembali berjalan normal.

Balai pengajian di Aceh memiliki peran penting sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional (dayah) yang menjadi pusat kajian ilmu agama. Selain mengajarkan Al-Qur’an dan kitab kuning, dayah juga berfungsi menanamkan nilai syariat Islam, membentuk akhlak generasi muda, serta menjadi pusat dakwah dan penyebaran informasi keagamaan di tengah masyarakat.

Tidak hanya itu, dayah juga selama ini berperan sebagai benteng pertahanan akidah dan moral masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari penguatan ketahanan sosial, ekonomi, bahkan pangan di lingkungan sekitar.
Melalui program Seusama Peduli, organisasi tersebut sebelumnya telah menyalurkan bantuan sekaligus melakukan survei dan pendataan langsung terhadap dampak banjir di Aceh Utara. Hasil pendataan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan rencana pembangunan 15 unit balai pengajian di sejumlah lokasi terdampak.

Namun, pembangunan tersebut memiliki syarat utama, yakni tanah lokasi harus telah bersertifikat wakaf serta dilengkapi dengan perizinan dari instansi terkait.

Ketua Umum Seusama Zulkifli Ibrahim, SE., Ak., CA., CPA, didampingi Sekretaris Umum Dra. Sri Novakandi, M.Si, secara langsung melakukan audiensi dengan BPKH pada Rabu, 11 Maret 2026. Dalam pertemuan tersebut, mereka menyerahkan tiga proposal pembangunan balai pengajian sebagai tahap awal pengajuan dukungan program.

Proposal tersebut diterima oleh Anggota BPKH Amri Yusuf, SE., Ak., CA., MM., WMI., CACP, yang menyambut baik inisiatif pembangunan fasilitas pendidikan keagamaan di wilayah terdampak bencana.

Amri Yusuf menyampaikan bahwa pihaknya akan berupaya menindaklanjuti proposal tersebut, mengingat BPKH memiliki program kemaslahatan umat yang salah satunya menyalurkan bantuan untuk pembangunan sarana ibadah, pendidikan, dan dakwah.

“Di BPKH terdapat program kemaslahatan umat yang dapat mendukung berbagai fasilitas keagamaan seperti masjid, balai pengajian, maupun pondok pesantren. Proposal ini akan kami proses sesuai mekanisme yang ada,” ujarnya.

Melalui audiensi tersebut, Seusama berharap pembangunan balai pengajian dapat segera terealisasi sehingga aktivitas pendidikan agama di Aceh Utara dapat kembali berjalan normal, sekaligus memperkuat peran dayah sebagai benteng moral dan spiritual masyarakat di tengah perkembangan zaman.

Abuyan

Editor : Taufik S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *