SERUYAN, mitratnipolri.co.id
Polres Seruyan terus mendukung upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui edukasi hukum dalam kegiatan Penguatan Kader Perlindungan Anak dan Kesejahteraan Perempuan Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Forum PUSPA Seruyan di Gedung Serba Guna Kuala Pembuang, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag., perwakilan DPRD, perwakilan Polres Seruyan, Kepala PUSPA Seruyan H. Ending Badrudin, S.Ag., perwakilan TNI dan TNI Angkatan Laut, sejumlah kepala perangkat daerah, perwakilan kepala sekolah dan siswa, serta narasumber dari berbagai bidang.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Urusan Pembinaan Operasional (KBO) Satreskrim Polres Seruyan, IPTU Meldawati, S.H., hadir sebagai narasumber untuk menyampaikan materi tentang perlindungan hukum bagi perempuan dan anak.
Materi yang disampaikan meliputi pencegahan kekerasan fisik dan seksual, perundungan, serta pentingnya peran orang tua dalam mengawasi penggunaan teknologi oleh anak. Edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai berbagai bentuk kekerasan, potensi risiko, serta langkah-langkah pencegahan dan pelaporan yang dapat dilakukan apabila terjadi tindak kekerasan.

IPTU Meldawati menegaskan bahwa perlindungan perempuan dan anak merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan keluarga, lingkungan pendidikan, masyarakat, dan instansi terkait. Peningkatan kesadaran hukum serta kepedulian seluruh pihak menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.
“Perlindungan perempuan dan anak merupakan tanggung jawab bersama. Jika mengetahui atau menemukan indikasi kekerasan, masyarakat jangan takut untuk melapor melalui layanan kepolisian 110 agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai prosedur,” ujar IPTU Meldawati.
Selain itu, ia menekankan pentingnya pengawasan dan pendampingan terhadap anak, terutama dalam penggunaan teknologi digital. Langkah tersebut diperlukan untuk mencegah anak menjadi korban kekerasan, perundungan, maupun berbagai bentuk ancaman lainnya, baik di lingkungan sekitar maupun di ruang digital.
Melalui kegiatan ini, Polres Seruyan berharap para kader Forum PUSPA semakin memahami peran dan tanggung jawabnya dalam mendukung upaya perlindungan perempuan dan anak. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat pencegahan kekerasan serta mendukung pemenuhan hak perempuan dan anak di Kabupaten Seruyan.
Polres Seruyan berkomitmen untuk terus mendukung perlindungan perempuan dan anak melalui edukasi hukum, peningkatan kesadaran masyarakat, serta kerja sama lintas sektor guna mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.
Jurnalis:Husin Kaperwil Kalteng/Dery Humas
Red/Anto Prayoga
