Kapolda Kalteng Tampung Aspirasi Warga, Dorong Pendataan dan Pelatihan Kerja melalui Program Poliran

Palangka Raya, mitratnipolri.co.id

Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., didampingi Wakil Direktur Pembinaan Masyarakat (Wadirbinmas), berdialog langsung dengan masyarakat dalam kegiatan bertajuk Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) di kediaman H. Ibam, Jalan dr. Murjani Nomor 46, Palangka Raya, Kamis (22/10/2026).

 

Dalam dialog tersebut, Kapolda Kalteng menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendengarkan secara langsung aspirasi, kebutuhan, dan kendala yang dihadapi masyarakat, khususnya warga yang belum memperoleh pekerjaan.

“Kami ingin berdiskusi dengan Bapak dan Ibu sekalian untuk mendengarkan aspirasi serta kendala yang dihadapi, terutama terkait pekerjaan dan peluang untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Kapolda.

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Tengah, Abraham Otniel Bob Aronggear, S.Hut., M.M.

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah warga menyampaikan harapan agar pemerintah dapat membantu membuka akses terhadap lapangan pekerjaan, baik sebagai petugas keamanan (satpam), mekanik bengkel, tenaga kebersihan, maupun pekerjaan lainnya sesuai dengan minat dan kemampuan masing-masing.

 

Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolda menekankan pentingnya pendataan awal terhadap warga yang belum bekerja, termasuk informasi mengenai minat, keterampilan, dan bidang pekerjaan yang ingin ditekuni. Data tersebut selanjutnya dapat menjadi dasar koordinasi dengan pemerintah daerah untuk mencocokkan kompetensi warga dengan peluang kerja yang tersedia.

 

“Bapak dan Ibu yang belum mendapatkan pekerjaan, silakan didata terlebih dahulu, termasuk minat dan keahlian masing-masing. Setelah itu, sampaikan kepada kami agar dapat dikoordinasikan dengan pemerintah. Dengan demikian, peluang pekerjaan yang tersedia dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing,” jelasnya.

 

Sejalan dengan hal tersebut, Abraham Otniel Bob Aronggear menjelaskan bahwa pendataan perlu dilakukan secara menyeluruh, mencakup profesi, keterampilan, serta informasi mengenai kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Data tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah menyusun program pembinaan, pelatihan, dan penempatan tenaga kerja secara lebih tepat sasaran.

 

Kapolda Kalteng menyambut baik berbagai masukan yang disampaikan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pendataan merupakan langkah awal yang penting untuk memetakan kebutuhan dan potensi warga. Hasil pendataan tersebut selanjutnya dapat dikoordinasikan dengan instansi terkait guna menentukan tindak lanjut yang sesuai.

 

Dalam dialog tersebut, warga juga menanyakan ketentuan hukum terkait kebakaran di pekarangan rumah yang terjadi secara tidak sengaja. Menanggapi pertanyaan itu, Kapolda menjelaskan pentingnya memahami ketentuan hukum mengenai pembakaran lahan, khususnya di kawasan gambut, serta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

 

Melalui program Poliran, Polda Kalteng berharap aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti melalui pendataan, koordinasi lintas instansi, pelatihan keterampilan, serta perluasan akses terhadap informasi lowongan kerja.

 

Upaya tersebut diharapkan dapat membuka peluang kerja, mendorong kemandirian ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, kehadiran Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga mendukung pemberdayaan warga agar semakin mandiri dan produktif.

 

Jurnalis:Husin Kaperwil Kalteng/Dery Humas 

Red/Anto Prayoga 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *