Saat Harapan Kembali Menapak: Kaki Palsu Mengubah Air Mata Pak Wardini Menjadi Asa

Info Publik54 Dilihat

Majalengka, mitratnipolri.co.id

Di sebuah sudut sunyi Desa Gandu, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka, hari ini kemanusiaan berbicara dengan bahasa paling jujur: empati dan tindakan.

Pak Wardini, yang selama ini melangkah tertatih dalam keterbatasan, akhirnya kembali merasakan arti berdiri dengan harapan, saat bantuan kaki palsu diserahkan kepadanya.

Bantuan ini bukan sekadar alat bantu, melainkan simbol hadirnya kepedulian yang menghidupkan kembali martabat seorang manusia.

Kolaborasi Anggota DPRD Majalengka Fraksi PKS sekaligus Ketua Komisi III, H. Iing Misbahuddin, SM, bersama relawan dan Komunitas Penyandang Disabilitas, menjadi bukti bahwa pembangunan sejati berawal dari hati yang peduli.

Didampingi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Dawuan dan Pemerintah Desa Gandu, langkah kemanusiaan ini menegaskan bahwa negara dan masyarakat masih mampu berjalan seiring dalam satu barisan kepedulian.

Kaki palsu itu kini menjadi saksi bisu perubahan—dari rasa putus asa menuju keberanian untuk kembali menatap hari esok.

“Karena pada akhirnya, keberpihakan kepada sesama adalah bentuk tertinggi dari pengabdian,” tulis H. Iing Misbahuddin, Rabu (28/1/26).

Di balik senyum yang perlahan merekah, tersimpan doa dan harapan: semoga dari kepedulian yang tulus, lahir kehidupan yang lebih bermakna—bagi Pak Wardini, keluarganya, dan kita semua.

Jurnalis : Herfir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *