MASYARAKAT PESAGUAN KANAN MERASA KAGET DENGAN ADANYA KAPAL PENGERUKAN PASIR DI SUNGAI, ADA APA?

Berita82 Dilihat

Kab Ketapang – Kalbar, mitratnipolri.co.id

Pertambangan pasir di Kalimantan barat desa PESAGUAN kanan kecamatan matan hilir Selatan kabupaten Ketapang, makin marak adanya pengerukan pasir di sungai PESAGUAN, pengerukan tersebut udah berbulan bulan di kerjakan dekat dengan jembatan penghubung antar kabupaten dan desa desa. Selasa 3 /2/2026 siang

Saat awak media mitratnipolri.co.id melintas di jembatan penghubung Ketapang dan desa, melihat aktivitas tersebut kapal yang sedang mengeruk pasir sungai, dan pasir tersebut di kumpulkan di penumpukan, saat awak media menanyakan salah satu pekerja dilapangan, pak zk mengatakan pasir yang di keruk akan di kumpulkan di tempat ini dan akan di bawa ke Truck, tutur,”

Dan awak media mitratnipolri.co.id bertanya ke salah satu warga desa PESAGUAN tentang kegiatan pengerukan kapal ini, pak RK tidak tahu dan tiba tiba saja ada kapal mengeruk pasir di sungai dan dekat dengan jembatan penghubung kabupaten ke desa desa ini dan kami warga desa PESAGUAN kanan tidak ada kabar untuk kami kalau akan adanya kapal pengerukan /sedot pasir ini dan kami khawatir akan terjadi longsor di pinggir sungai yang mana di pinggir sungai banyak pemungkiman warga, apakah terdampak yang merugikan masyarakat nanti ke pemukiman kami yang tinggal di pinggir sungai, coba anda lihat kapal sudah berbulan bulan mengeruk /sedot pasir nya di situ saja.

Dan kami sangat khawatir nanti kedepan akan terjadi longsor di pinggir pemukiman sungai dan amblas kalau nanti terjadi ambruk dan jembatan longsor siapa yang bertanggung jawab kalau terjadi hal tersebut,

Awak media mitratnipolri.vo.id langsung ke kantor desa PESAGUAN kanan, tapi sayang kepala desa tidak ada dikantor desa, kami pun konfirmasi sama staf desa staf desa pun tidak bisa memberikan tentang kegiatan ini, karena tidak tahu ada kegiatan kapal pengerukan, maka kami di kasih kontak untuk hubungi kepala desa tapi sayang saat di kontak selular/hp pak kades tersebut belum bisa di hubungi, kami pun langsung melangkah ke kantor kecamatan matan hilir Selatan staf kecamatan tidak bisa memberikan dengan alasan tidak tahu permasalahan pengerukan kapal di dekat jembatan PESAGUAN dan kami di arah kan ke tempat pekerja yang ada di depan kantor kecamatan

Kami pun kesana tempat admin pekerja beliau mengarah kan langsung ke PT S.P.I/SIGMA PRIMA INDOTAMA, karna di sini cuma admin kerja tuturnya, awak media langsung ke kantor PT S.P.I/SIGMA PRIMA INDOTAMA, saat kami izin bertemu pimpinan PT S.P.I./SIGMA PRIMA INDOTAMA, untuk menanyakan kegiatan tambang pasir di dekat jembatan PESAGUAN yang mana kiri kanan sungai banyak pemukiman tapi sayang security mengatakan pimpinan tidak ada di kantor dan kami pun minta izin salah satu staf atau manager kantor securiti mengatakan staf tidak ada semua ada dilapangan dan kami pun menuju lapangan tapi sayang tidak ada orang staf di lapangan cuma ada security dan kami pun bertanya security di lapangan katanya orang kantor tidak ada di lapangan, katanya

Semoga pemerintah provinsi Kalimantan Barat melihat adanya kegiatan tambang pasir sungai ini, dan memberikan informasi kepada masyarakat tentang kegiatan tersebut dan masyarakat biar tidak was was dan tenang dengan adanya kegiatan ini.

Jurnalis : Husin 

Red/Anto Prayoga 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *