Mantan Presma Universitas Jayabaya Mendorong Reshuffle Menlu

Info Publik98 Dilihat

Jakarta, mitratnipolri.co.id : 

Rabu, 28 Januari 2026 – Ridha Furqon Wahyu Ramdhani Presiden Mahasiswa Universitas Jayabaya yang saat ini sedang menempuh Pendidikan S1 Fisip di Jayabaya mengkritik posisi yang diduduki oleh Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono B.Sc,. M.BA. Kritikan tersebut dilayangkan usai melihat sikap Menlu yang tidak mencerminkan wibawa dan kehormatan Menlu saat sedang pidato di depan para senior.

Pidato tersebut disampaikan dalam acara Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) RI 2026 di kantor kementerian luar negeri (kemlu) Jakarta, Rabu (14/1/2026) dalam pembahasan ketahanan nasional dan perlindungan warga negara Indonesia di luar negeri. “Maaf ini PPTM saya yang kedua, tetapi tetap saja saya merasa nervous, apalagi ada senior-senior Menteri luar negeri di depan saya”. Kata Sugiono yang dirasa cukup kotroversial.

Mantan Presma Universitas Jayabaya yang juga mahasiswa Hubungan Internasional S1 Fisip merasa ungkapan Sugiono dirasa tidak tepat dan tidak relevan terutama dengan gaya Bahasa yang tidak mencerminkan kewibaan dan kehormatannya. “PPTM merupakan agenda yang disaksikan oleh publik mengenai kinerja dan program apa saja yang telah dilakukan oleh Menteri Luar Negeri.”

“Penggunaan diksi kata yang tidak diplomatis terkesan seakan-akan bercanda pada pembahasan krusial mencerminkan sikap yang tidak tepat dan tidak relevan.” Ucap Ridha.

Jabatan Menteri Luar Negeri dan Menteri-menteri lainnya seharusnya diisi oleh orang yang memiliki pengalaman pada bidang tersebut, bagi Ridha jabatan tersebut minimal diberikan kepada sesorang yang sudah pernah bekerja di Deplu. Menurutnya Sugiono tidak lebih tepat apabila di tempatkan pada jabatan lainnya seperti Seskab, Setneg maupun Menko.

“Melihat dinamika internasional saat ini yang sewaktu-waktu dapat merujuk pada eskalasi konflik sekala luas, Menlu harus diduduki oleh orang yang berpengalaman dibidangnya, setidaknya yang pernah berada di Deplu. Sugiono hemat saya lebih layak dipindahkan ke jabatan lain seperti Sekretaris Kabinet, Sekretaris Negara atau Menteri Koordinator.” Tutup Ridha.

Kritikan ini dilayangkan dalam rangka menciptakan sosok Menteri Luar Negeri yang lebih kompeten dan menempatkan Sugiono di jabatan yang dirasa tepat.

Jurnalis : Hendi lotan
Editor : Taufik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *