Dandim 0104/Aceh Timur Dampingi Bupati Resmikan Jembatan Bailey di Nurussalam

Institusi TNI45 Dilihat

Aceh Timur, mitratnipolri.co.id

Upaya percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana banjir terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur bersama TNI. Kamis (15/1/2026), Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al Farlaky, S.H.I., M.Si. meresmikan Jembatan Bailey yang menghubungkan Desa Baroh Bugeng dan Desa Seuneubok Rambong, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur.

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 50 orang, di antaranya unsur Muspika Kecamatan Nurussalam, tokoh masyarakat, serta perwakilan TNI dan Polri. Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0104/Aceh Timur Letkol Inf Novi Widyanto, S.E. diwakili oleh Danramil 09/Nurussalam Kapten Chb Salahuddin.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Nurussalam Muzakir, S.H.I., M.M., Danki Yonzikon 14/SWS Kapten Czi Ali Machfudz, Kapolsek Nurussalam AKP Deshery, Ketua Forum Keuchik Kecamatan Nurussalam Efendi, Keuchik Desa Baroh Bugeng Sopyan, Keuchik Desa Seuneubok Rambong Yakop, Imum Desa Baroh Bugeng Tgk. Muhammad Boyhaqi, serta masyarakat dari kedua desa.

Setibanya di Desa Baroh Bugeng, Bupati Aceh Timur beserta rombongan disambut langsung oleh unsur Muspika dan masyarakat. Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan Jembatan Bailey yang telah selesai dibangun, dilanjutkan dengan pemotongan pita sebagai tanda peresmian.

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al Farlaky, S.H.I., M.Si. menyampaikan bahwa Jembatan Bailey tersebut memiliki panjang 13 meter dan lebar 4 meter, yang diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung aktivitas sehari-hari serta memperlancar roda perekonomian warga, khususnya di wilayah yang terdampak banjir.

“Selain di Desa Baroh Bugeng, satu jembatan Bailey lainnya sedang dibangun di Desa Seuneubok Rambong oleh rekan-rekan TNI dari Kodim 0104/Aceh Timur dan Yonzikon 14/SWS. Secara keseluruhan terdapat delapan titik rencana pembangunan jembatan Bailey, yang saat ini masih dalam tahap pengecekan lokasi. Untuk wilayah tertentu yang tidak memungkinkan menggunakan Bailey, akan dipasang jembatan Armco,” jelasnya.

Bupati juga menambahkan bahwa pada hari yang sama telah dilakukan pemasangan jembatan Armco di kawasan Gunung Putoh lintasan Peunaron–Lokop, sehingga dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Di akhir sambutannya, Bupati Aceh Timur menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak, stakeholder, serta tokoh masyarakat yang telah mendukung pembangunan infrastruktur tersebut. Ia juga mengimbau agar jembatan yang telah dibangun dapat dijaga dan dirawat dengan baik.

“Jembatan ini merupakan aset negara dengan material dari pusat. Saya meminta kepada kepala desa dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga, mengawasi, dan memanfaatkannya demi kepentingan bersama,” tegasnya.

Usai peresmian, Bupati Aceh Timur beserta rombongan melanjutkan kunjungan ke Desa Seuneubok Rambong untuk meninjau langsung pembangunan Jembatan Bailey ke-2 yang saat ini masih dalam proses pengerjaan.

Sementara itu, di tempat terpisah, Dandim 0104/Aceh Timur Letkol Inf Novi Widyanto, S.E. menyampaikan bahwa TNI akan terus berkomitmen mendukung pemerintah daerah dalam percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana.

“Pembangunan jembatan Bailey ini merupakan wujud sinergi TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Kami berharap keberadaan jembatan ini dapat segera dirasakan manfaatnya oleh warga, khususnya dalam menunjang mobilitas dan pemulihan ekonomi masyarakat,” ujar Dandim.

Red/Anto Prayoga 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *