Kendawangan – Kalbar, mitratnipolri.co.id
Suasana pagi di kantor kecamatan Kendawangan kabupaten Ketapang provinsi Kalimantan barat masyarakat Ramai ramai mendatangi kantor kecamatan. Jum’at (6/7/2026) pagi
Membahas permasalahan lahan masyarakat desa seriam Kendawangan kanan karena permasalahan lahan tidak pernah tuntas dan selesai hampir delapan tahun.
Kepala kecamatan Kendawangan HERMANSYAHWIRAN.S.HUT.M.SOS. menerima aspirasi masyarakat desa seriam diruang kerjanya, dihadiri beberapa masyarakat seriam tokoh masyarakat dan awak media mitrapolri.co.id Kabiro Kendawangan SAPUANTO,
Dalam bermusyawarah diruang kantor kecamatan salah satu masyarakat RC mengutarakan pendapatnya yang selama ini belum terlaksana, kami meminta kepada pak camat bagaimana kita cari solusi jalan permasalahan kami ini, dan kami sudah bosan di beri janji janji tapi tidak ada penyelesaian, bayangkan saya bolak balik ke pemerintahan Ketapang ke kantor bupati sampai sudah ganti lagi bupatinya dan saya berapa kali ke kantor desa seriam dan kekantor kecamatan sudah berapa kali tetap tidak ada solosi untuk kami masyarakat desa seriam, sudah berapa biaya yang kami keluar kan, dan kesabaran pun sudah kami tahan ini udah delapan tahun kami seperti ini kesana kemari kesana lagi kemari lagi tidak membuahkan hasil.
Apakah kami orang kecil seperti ini di buat seperti bola, tendang sana tendang sini sekali lagi kami mengharap kepada pak HERMANSYAWIRSAN.S.HUT.M.S.O.S. KEPALA kecamatan yang baru, bisa membantu kami dan pemerintah bupati baru Ketapang bisa bantu kami, itu harapan kami masyarakat Kendawangan kepada pak kecamatan, tuturnya”
Pak Camat mengatakan, saya akan lihat dulu dimana selama ini permasalahannya ini sampai tidak selesai, karena saya terima aspirasi masyarakat yang selama ini kelihatan nya sangat kecewa tidak ada penyelesaian sampai berlarut larut, saya akan bantu saya cari masalah tentang lahan ini, pungkasnya”
Semoga pemerintah provinsi Kalimantan barat dan kabupaten dan desa kecamatan bisa membantu masyarakat yang selama ini sudah lelah menanti bantuan penyelesaian lahan ini.
Jurnalis : Husin
Red/Anto Prayoga







