BATAM, mitratnipolri.co.id
Sejumlah ruas jalan utama di Kota Batam masih minim Penerangan Jalan Umum (PJU) saat memasuki malam hari. Kondisi ini memicu keprihatinan masyarakat, mengingat tingginya mobilitas kendaraan di kawasan industri dan pariwisata tersebut. 20/09/2026
Salah satu titik krusial yang menjadi sorotan berada di ruas Jalan Gajah Mada, tepatnya dari depan Universitas Internasional Batam (UIB) hingga kawasan Tiban Southlink. Jalur yang melintasi area hutan dan Dam Sei Ladi tersebut dinilai sangat rawan kecelakaan serta tindak kriminal akibat jarak pandang pengendara yang terbatas.
Edi, seorang pekerja industri galangan kapal di Kecamatan Sekupang yang saban hari melintasi jalur tersebut, mengungkapkan bahwa pelebaran jalan yang masif tidak diimbangi dengan penyediaan sarana PJU yang memadai.
”Jalannya sudah lebar dan arus lalu lintas sangat padat, tetapi kalau malam minim cahaya. Pengendara harus ekstra hati-hati. Pembangunan fisik jalan semestinya sejalan dengan ketersediaan fasilitas penunjangnya agar masyarakat merasa aman,” kata Edi.
Kondisi jalan yang gelap di kawasan strategis dinilai merugikan citra Batam sebagai pusat industri, perdagangan, kemaritiman, dan tujuan wisata mancanegara. Keberadaan PJU yang berfungsi optimal bukan sekadar pemenuh estetika kota, melainkan elemen vital keselamatan lalu lintas.
Masyarakat mendesak BP Batam, Pemerintah Kota Batam, PT PLN Batam, dan instansi terkait untuk segera turun ke lapangan melakukan inventarisasi. Sinergi lintas instansi diharapkan dapat mempercepat perbaikan dan pemasangan titik-titik lampu baru di ruas jalan bergengsi tersebut demi menjamin keamanan warga maupun wisatawan.
Jurnalis: Amrullah M
