BARITO KUALA, mitratnipolri.co.id
Tim gabungan Satgas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali melakukan upaya pemadaman kebakaran yang terjadi di Kelurahan Ulu Benteng, Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Kamis sore (3/9/2026).
Operasi pemadaman melibatkan berbagai unsur, yakni satu tim Kodim 1005/Barito Kuala, satu tim Yonif Teritorial 925/KSW, satu tim Polres Barito Kuala, tiga tim pemadam kebakaran, satu tim BPK Dahirang Fire, serta sejumlah relawan yang turut membantu penanganan di lokasi.

Serma Suryadi, anggota Kodim 1005/Barito Kuala yang terlibat langsung dalam penanganan, turut mengoordinasikan upaya pemadaman. Ia mengatakan seluruh personel bekerja secara maksimal meskipun menghadapi sejumlah kendala di lapangan.
“Kami bergerak cepat begitu menerima laporan kebakaran. Lahan yang terbakar mencakup area sekitar 4 hektare, berupa semak belukar dan pepohonan galam yang cukup kering,” ujar Serma Suryadi di lokasi kejadian.
Menurutnya, salah satu kendala utama dalam proses pemadaman adalah menipisnya debit air. Kondisi tersebut membuat tim harus mengatur kembali pasokan air agar operasi pemadaman tetap berjalan secara optimal.
“Kendala utama yang kami hadapi selama proses pemadaman adalah menipisnya debit air sehingga diperlukan strategi dan pengaturan ulang pasokan agar tidak mengganggu jalannya operasi. Namun, berkat kerja sama yang solid antarpersonel dan semangat pantang menyerah, kendala tersebut dapat kami atasi,” katanya.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Setelah dilakukan upaya pemadaman, kondisi di lokasi dinyatakan terkendali dan api berhasil dipadamkan.
Meski api telah berhasil dipadamkan, personel tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tidak terdapat bara maupun titik api yang dapat memicu kebakaran kembali.
“Kami memastikan tidak ada bara atau percikan api yang masih tersisa agar tidak terjadi kebakaran kembali. Satgas tetap siaga dan mengimbau masyarakat untuk senantiasa berhati-hati serta tidak membuang atau meninggalkan sumber api sembarangan, khususnya di wilayah yang rawan terjadi kebakaran,” pungkasnya.
Keberhasilan pemadaman tersebut tidak terlepas dari sinergi dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat. Koordinasi antara TNI, Polri, pemadam kebakaran, relawan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya mencegah kebakaran meluas serta menjaga keamanan lingkungan di wilayah Barito Kuala.
Jurnalis : Husin/Kaperwil Kalteng
Red/Anto Prayoga
