Dandim 1016/Palangka Raya Sambut Pasis Dikreg LVI Sesko TNI Tahun 2026

Institusi TNI27 Dilihat

PALANGKA RAYA, mitratnipolri.co.id

Komandan Kodim (Dandim) 1016/Palangka Raya Kolonel Inf Kurniawan Agung Sancoyo, S.E., M.Han., didampingi staf dan jajaran, menyambut kedatangan Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LVI Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI Tahun 2026 di Makodim 1016/Palangka Raya, Selasa (1/9/2026).

 

Kunjungan para Pasis tersebut merupakan bagian dari kegiatan pembelajaran lapangan untuk melakukan kunjungan sekaligus pendalaman materi terkait pelaksanaan tugas di wilayah.

Dalam kesempatan itu, Kolonel Inf Kurniawan Agung Sancoyo menyampaikan ucapan selamat datang kepada para Pasis. Ia juga memberikan gambaran mengenai kondisi geografis, demografis, serta sosial masyarakat di wilayah teritorial Kodim 1016/Palangka Raya.

 

Setelah menerima pemaparan di Makodim, para Pasis dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk melaksanakan kegiatan di sejumlah lokasi. Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan secara langsung kepada masyarakat serta kunjungan ke Pasar Besar Palangka Raya, Kelurahan Pahandut, Puskesmas Menteng, dan lokasi budi daya ikan di Pahandut Seberang, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya.

 

Para Pasis Dikreg LVI Sesko TNI Tahun 2026 juga melaksanakan penyuluhan di Pasar Besar Palangka Raya dan Kelurahan Pahandut. Sementara itu, kegiatan penyuluhan di Puskesmas Menteng dan lokasi budi daya ikan di Pahandut Seberang dipimpin oleh Kolonel Arh Sutrisno, S.Sos., bersama sejumlah Pasis Dikreg Sesko TNI, yakni Kolonel Pnb Sunar Adi W., Kolonel Laut Hendri, Kolonel Czi Mangatas, Kolonel Lek Tommy, dan Kolonel Pas Made Suarsono.

Penyuluhan tersebut menyasar warga di sekitar Puskesmas Menteng, tenaga kesehatan, serta para kader. Kegiatan dilakukan melalui komunikasi secara langsung dan dialogis agar pesan yang disampaikan dapat diterima masyarakat dengan baik.

 

Salah satu materi yang disampaikan adalah upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yang berpotensi terjadi pada musim kemarau. Para Pasis mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah terjadinya karhutla serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

 

Kolonel Arh Sutrisno mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain berpotensi melanggar ketentuan hukum, asap akibat karhutla juga dapat menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan masyarakat.

 

“Kami mengimbau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar hutan. Selain melanggar hukum, dampak asap karhutla sangat berbahaya bagi kesehatan, terutama bagi ibu hamil, anak-anak, dan lansia yang datang berobat ke Puskesmas,” tegasnya.

 

Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada para Pasis mengenai kondisi wilayah dan karakteristik masyarakat. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk melihat secara langsung berbagai persoalan yang berkembang di lapangan serta memperkuat kemampuan dalam melaksanakan tugas kewilayahan.

 

Jurnalis : Husin/Kaperwil Kalteng

Red/Anto Prayoga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *