PANGKALAN BUN, mitratnipolri.co.id
Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Joko Handono, S.I.K., M.H., M.M., menghadiri kegiatan apel dan pengecekan sarana serta prasarana penanggulangan Karhutla di halaman Kantor Bupati Kotawaringin Barat, Minggu (16/8/2026) pagi.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Bupati Kotawaringin Barat dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kotawaringin Barat. Apel juga melibatkan personel dari berbagai instansi terkait, antara lain TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemadam kebakaran, Manggala Agni, Satgas Karhutla, serta unsur relawan.

Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel dan kelayakan sarana pendukung yang akan digunakan dalam penanganan Karhutla. Sejumlah perlengkapan yang diperiksa meliputi kendaraan operasional, peralatan pemadaman, mesin pompa air, tandon air, serta berbagai peralatan pendukung lainnya.
Kapolres Kobar menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama Forkopimda untuk memastikan seluruh personel dan peralatan dalam kondisi siap digunakan. Kesiapsiagaan menjadi hal penting dalam menghadapi potensi Karhutla, khususnya pada musim kemarau.
“Polres Kobar bersama TNI dan instansi terkait berkomitmen penuh dalam mencegah dan menangani Karhutla. Kami juga terus melaksanakan patroli, sosialisasi, dan penegakan hukum kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” tegas AKBP Joko Handono.

Upaya pencegahan juga dilakukan melalui peningkatan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya pembakaran hutan dan lahan. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk turut menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya Karhutla.
Dengan adanya apel dan pengecekan sarana serta prasarana tersebut, seluruh unsur yang terlibat diharapkan dapat bertindak cepat dan terkoordinasi apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat.
Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya mencegah serta menanggulangi Karhutla secara efektif.
Jurnalis : Husin/Kaperwil Kalteng
Red/Anto Prayoga
