GUBERNUR AGUSTIAR SABRAN DORONG GP ANSOR LAHIRKAN GAGASAN STRATEGIS UNTUK KEMAJUAN KALTENG

Berita15 Dilihat

PALANGKA RAYA, mitratnipolri.co.id

Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran mendorong Gerakan Pemuda (GP) Ansor untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah, tidak hanya melalui kegiatan kepemudaan dan sosial, tetapi juga dengan melahirkan gagasan serta rekomendasi strategis.

 

Hal tersebut disampaikan Agustiar dalam Seminar Nasional dan Dialog Publik GP Ansor bertajuk “Ansor Masa Depan: Peluang dan Tantangan Ekonomi Rantai Pasok di Kalimantan Tengah” yang digelar di Aula Jayang Tingang, Lantai II Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Wilayah dan Pengurus Cabang GP Ansor Provinsi Kalteng masa khidmat 2026–2029.

 

Agustiar menilai tema yang diangkat dalam forum tersebut relevan dengan arah pembangunan Kalteng. Menurutnya, penguatan rantai pasok dapat meningkatkan daya saing produk lokal, membuka peluang investasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

“Saya berharap forum ini dapat melahirkan gagasan dan rekomendasi yang bermanfaat bagi kemajuan Kalimantan Tengah,” ujar Agustiar dalam sambutan yang dibacakan Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo.

 

Ia juga meyakini GP Ansor memiliki peran strategis dalam memperkuat harmoni kehidupan bermasyarakat. Selain itu, organisasi kepemudaan tersebut diharapkan dapat menjadi mitra pemerintah dalam mendukung berbagai program pembangunan di Kalteng.

 

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan merupakan bagian penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Addin Jauharudin menyoroti potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menjadi salah satu tantangan di Kalteng.

 

Ia berharap salah satu satuan di bawah GP Ansor, yakni Banser Pengendalian Pemadam Kebakaran (Balakar), dapat lebih dioptimalkan dalam mendukung upaya penanggulangan karhutla.

 

Addin juga mendorong adanya pelatihan intensif bagi anggota Balakar, khususnya melalui pendidikan dan latihan khusus (Diklatsus) pemadaman kebakaran. Dengan peningkatan kapasitas tersebut, personel Balakar diharapkan memiliki kesiapan dalam merespons kejadian kebakaran secara cepat dan tepat.

 

“Semoga nanti ada pelatihan intensif, Diklatsus pemadaman kebakaran yang siap 48 jam,” ujarnya.

 

Seminar dan dialog publik tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kalteng Linae Victoria Aden beserta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Provinsi Kalteng, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalteng Wahyudie F. Dirun, Ketua Pengurus Wilayah GP Ansor Kalteng Arjoni beserta jajaran pengurus masa khidmat 2026–2029, serta perwakilan sejumlah organisasi keagamaan lainnya.

 

Melalui kegiatan tersebut, GP Ansor diharapkan dapat terus memperkuat perannya sebagai organisasi kepemudaan sekaligus mitra pemerintah dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di Kalimantan Tengah.

Jurnalis : Husin/Kaperwil Kalteng

Red/Anto Prayoga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *