KASREM 121/ABW DAMPINGI KASDAM XII/TPR TINJAU LATIHAN KESIAPAN OPERASI SATGAS PAMTAS RI-PNG MOBILE YONIF 642/KAPUAS

Institusi TNI39 Dilihat

KASREM 121/ABW DAMPINGI KASDAM XII/TPR TINJAU LATIHAN KESIAPAN OPERASI SATGAS PAMTAS RI-PNG MOBILE YONIF 642/KAPUA

SINTANG – Kepala Staf Korem (Kasrem) 121/Abw Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, S.I.P., mendampingi Kepala Staf Kodam (Kasdam) XII/Tanjungpura Brigjen TNI Bambang Sujarwo, S.H., M.Sos., M.M., dalam kegiatan peninjauan Latihan Kesiapan Operasi Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Mobile Yonif 642/Kapuas Wilayah Papua Pegunungan Tahun Anggaran 2026.

 

Peninjauan tersebut dilaksanakan di Daerah Latihan Kelam Komplek, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat secara langsung pelaksanaan latihan, mengevaluasi kesiapan prajurit, serta memastikan seluruh rangkaian latihan berjalan sesuai dengan program yang telah ditetapkan.

 

Dalam kegiatan tersebut, Kasdam XII/Tanjungpura Brigjen TNI Bambang Sujarwo menyampaikan bahwa latihan kesiapan operasi merupakan bagian penting dalam mempersiapkan prajurit sebelum melaksanakan tugas di daerah operasi.

 

Ia menegaskan bahwa latihan tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan, profesionalisme, dan kesiapan prajurit dalam menjalankan tugas pengamanan wilayah perbatasan RI-PNG yang memiliki tingkat kerawanan dan tantangan tersendiri.

 

Selain meningkatkan kemampuan individu maupun satuan, latihan ini juga bertujuan memperkuat koordinasi dan komunikasi antara unsur pimpinan dengan anggota serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan tugas operasi.

 

“Saya berharap seluruh prajurit yang nantinya melaksanakan tugas operasi pengamanan wilayah perbatasan RI-PNG dapat menjalankan tugas dengan baik, penuh tanggung jawab, serta tetap menjunjung tinggi profesionalisme dan disiplin selama berada di daerah penugasan,” ujar Kasdam.

 

Melalui latihan kesiapan operasi tersebut, diharapkan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 642/Kapuas memiliki kesiapan yang optimal, baik dari segi kemampuan personel, penguasaan taktik dan teknik operasi, maupun kesiapan mental dalam menghadapi berbagai situasi selama melaksanakan tugas di wilayah perbatasan.

Jurnalis : Husin/Kaperwil Kalteng

Red/Anto Prayoga 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *