Gunung Mas, mitratnipolri.co.id
Respons cepat tim gabungan berhasil mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Batu Nyapau, Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas. Titik api yang terdeteksi pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB langsung ditindaklanjuti melalui operasi pemadaman terpadu yang melibatkan sejumlah instansi.
Setelah menerima informasi mengenai keberadaan titik panas (hotspot), Posko Karhutla segera melakukan koordinasi untuk memastikan lokasi kebakaran yang berada di tepi ruas Jalan Kuala Kurun–Tewah, tepatnya di Desa Batu Nyapau. Tim gabungan kemudian bergerak menuju lokasi guna melakukan pemadaman sekaligus mencegah api meluas ke area sekitar.

Operasi tersebut melibatkan personel dari Polri, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar). Kegiatan juga didukung sejumlah kendaraan operasional untuk mempercepat mobilisasi personel dan peralatan selama proses penanganan di lapangan.
Kapolsek Tewah Ipda Michael Bethrand Simanjuntak, S.Tr.K., bersama personel Polsek Tewah, Koramil Tewah, BPBD Kabupaten Gunung Mas, Damkar Kecamatan Tewah, Damkar Kabupaten Gunung Mas, serta personel piket fungsi Polres Gunung Mas yang dipimpin Perwira Pengendali, bergerak bersama menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan memastikan kondisi di lapangan dapat segera dikendalikan.

Selain fokus memadamkan api, petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memperlancar proses pemadaman yang berlangsung di tepi jalan penghubung Kuala Kurun–Tewah.
Di sela-sela kegiatan, personel gabungan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan. Warga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada kepolisian atau melalui layanan Call Center Polri 110 apabila menemukan titik api maupun indikasi kebakaran.
Berkat koordinasi dan kerja sama yang baik antarlembaga, kobaran api berhasil dipadamkan sehingga situasi di lokasi kembali aman dan terkendali. Keberhasilan tersebut menjadi bukti pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan, khususnya pada musim kemarau.
Mewakili Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., Kapolsek Tewah Ipda Michael Bethrand Simanjuntak menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, baik aparat maupun masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan mencegah meluasnya kebakaran tidak hanya bergantung pada kecepatan respons petugas, tetapi juga pada meningkatnya kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan. Oleh karena itu, sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, BPBD, Damkar, dan masyarakat akan terus diperkuat sebagai langkah bersama menjaga kelestarian lingkungan serta meminimalkan risiko terjadinya karhutla di wilayah Kabupaten Gunung Mas.
Jurnalis : Husin/Kaperwil Kalteng
Red/Anto Prayoga
