PALANGKA RAYA, mitratnipolri.co.id
Kawasan Komplek Hiu Putih, Palangka Raya, dipenuhi semangat dan daya juang prajurit saat Kodam XXII/Tambun Bungai menggelar Lomba Lintas Medan sejauh 5,7 kilometer, Senin (27/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kemampuan jasmani sekaligus mengukur kesiapan operasional prajurit Batalyon Infanteri Tempur (Yonif TP) di jajaran Kodam XXII/Tambun Bungai.
Sebanyak sembilan tim terbaik dari satuan Yonif TP mengikuti perlombaan yang menguji ketahanan fisik, mental, serta kekompakan. Seluruh peserta diwajibkan menempuh lintasan dengan mengenakan perlengkapan tempur standar, yakni helm 3 in 1, ransel Korea berbobot 5,5 kilogram, pakaian dinas lapangan (PDL) TNI Malvinas, kopel set, serta sepatu PDL.

Sebelum perlombaan dimulai, seluruh peserta menjalani pemeriksaan kesehatan berupa pengecekan tekanan darah untuk memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima. Panitia juga memeriksa kelengkapan perlengkapan perorangan guna memastikan setiap prajurit memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan.
Sebagai upaya mencegah cedera, seluruh peserta mengikuti pemanasan bersama sebelum memasuki garis start. Pelepasan peserta dilakukan secara bertahap dalam sembilan gelombang. Setiap gelombang terdiri atas 25 prajurit dengan interval pemberangkatan selama 10 menit.

Sistem pemberangkatan tersebut membuat lintasan di kawasan Komplek Hiu Putih terus dipadati peserta sepanjang perlombaan. Setiap gelombang menunjukkan semangat juang yang tinggi untuk memberikan hasil terbaik bagi satuan masing-masing.
Suasana perlombaan semakin semarak berkat dukungan para pendukung dari setiap satuan Yonif TP. Yel-yel penyemangat yang dikumandangkan secara bergantian, disertai tabuhan genderang, menambah semangat para peserta tanpa mengurangi nilai disiplin dan sportivitas yang menjadi ciri khas prajurit TNI.

Setelah mencapai garis akhir, seluruh peserta mengikuti sesi pendinginan untuk memulihkan kondisi tubuh dan mengurangi risiko kelelahan. Selanjutnya, panitia melaksanakan penilaian berdasarkan norma dan ketentuan yang berlaku di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Lomba lintas medan ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mengukur kesiapan prajurit dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Ketahanan fisik, ketangguhan mental, disiplin, serta kekompakan menjadi aspek utama yang diuji selama kegiatan berlangsung.
Di balik persaingan yang berlangsung, semangat kebersamaan dan sportivitas tetap dijunjung tinggi oleh seluruh peserta. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Kodam XXII/Tambun Bungai dalam membina prajurit yang profesional, tangguh, dan siap melaksanakan tugas demi kepentingan bangsa dan negara.
Jurnalis : Husin/Kaperwil Kalteng
Red/Anto Prayoga
