TMMD KE-129 KODIM 1005/BARITO KUALA BEKALI PETANI DESA TAMBAN BANGUN DENGAN PENGETAHUAN PERTANIAN

Institusi TNI40 Dilihat

BARITO KUALA, mitratnipolri.co.id

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1005/Barito Kuala tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kapasitas masyarakat melalui berbagai kegiatan edukatif. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyuluhan pertanian yang digelar di Aula Desa Tamban Bangun, Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala, Selasa (21/7/2026).

 

Kegiatan yang menjadi bagian dari sasaran nonfisik TMMD itu dihadiri Kapten Caj M. Aziz bersama masyarakat, khususnya para petani setempat. Materi penyuluhan disampaikan oleh Rahmat Suya Dani, S.P., dari Dinas Pertanian Kabupaten Barito Kuala yang memberikan berbagai informasi mengenai pengelolaan sektor pertanian yang lebih efektif dan produktif.

Melalui penyuluhan tersebut, para peserta memperoleh tambahan wawasan mengenai teknik budidaya, pengelolaan lahan, hingga berbagai strategi untuk meningkatkan hasil pertanian. Pengetahuan yang diberikan diharapkan dapat diterapkan oleh petani dalam mengembangkan usaha pertanian sehingga mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan masyarakat.

 

Program penyuluhan ini menjadi bukti bahwa TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik berupa infrastruktur, tetapi juga berupaya membangun kualitas sumber daya manusia. Peningkatan pengetahuan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.

 

Selain memperkuat kemampuan petani, kegiatan tersebut juga menjadi wadah mempererat sinergi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, instansi teknis, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong kemajuan sektor pertanian sekaligus mempercepat pembangunan Desa Tamban Bangun secara menyeluruh.

 

Melalui sasaran nonfisik TMMD Ke-129, Kodim 1005/Barito Kuala menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemberdayaan masyarakat, sehingga manfaat program tidak hanya dirasakan dari sisi pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari meningkatnya kapasitas dan kemandirian warga dalam mengelola potensi desa.

Jurnalis : Husin/Kaperwil Kalteng

Red/Anto Prayoga 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *