KPK PULIHKAN RP39,81 MILIAR DARI LELANG BARANG RAMPASAN NEGARA PERIODE JUNI 2026

Berita30 Dilihat

mitratnipolri.co.id

Komisi Pemberantasan Korupsi (Komisi Pemberantasan Korupsi) mencatat hasil bersih lelang barang rampasan negara periode Juni 2026 sebesar Rp39,81 miliar. Nilai tersebut berasal dari 25 perkara tindak pidana korupsi yang dilelang melalui kerja sama dengan 13 Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

 

Pelaksanaan lelang dilakukan secara serentak di 12 KPKNL pada 18 Juni 2026, serta satu KPKNL lainnya pada 23 Juni 2026. Total terdapat 110 lot barang yang ditawarkan dengan nilai limit mencapai lebih dari Rp311 miliar.

 

Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi (Labuksi) KPK, Mungki Hadipratikto, menyatakan bahwa lelang merupakan bagian dari strategi asset recovery untuk mengembalikan manfaat aset hasil tindak pidana korupsi kepada negara.

 

Dari seluruh lot yang dilelang, sebanyak 34 lot berhasil terjual, terdiri atas aset bergerak dan tidak bergerak, seperti tanah, bangunan, kendaraan, hingga peralatan elektronik. Hasil penjualan tersebut menghasilkan pemulihan sebesar Rp39,81 miliar yang akan disetorkan ke kas negara.

 

Kontribusi terbesar dalam lelang ini berasal dari perkara Sunjaya Purwadisastra melalui KPKNL Cirebon dengan nilai lebih dari Rp16,5 miliar, disusul beberapa perkara lainnya seperti Ahmad Taufik, Gazalba Saleh, serta Tommy Adrian dan Rudy Hartono Iskandar.

 

Mungki menegaskan bahwa KPK akan terus mengoptimalkan mekanisme lelang secara berkala sebagai upaya meningkatkan efektivitas pemulihan aset negara.

 

Keberhasilan pelaksanaan lelang ini juga mencerminkan tingginya partisipasi masyarakat serta meningkatnya kepercayaan publik terhadap proses lelang yang transparan dan akuntabel. KPK menyampaikan apresiasi kepada seluruh KPKNL yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

 

Dengan capaian ini, total pemulihan aset melalui mekanisme lelang oleh KPK hingga pertengahan 2026 tercatat mencapai Rp50,71 miliar, sementara sepanjang 2025 mencapai Rp109 miliar.

Jurnalis : Husin

Red/Anto Prayoga 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *