DPKP SERUYAN DAN PLN TANGANI POHON RAWAN TUMBANG, ANTISIPASI GANGGUAN LISTRIK DAN KECELAKAAN

Berita23 Dilihat

Kuala Pembuang, mitratnipolri.co.id

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Seruyan bersama PT PLN bergerak cepat menangani pohon yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat dan mengganggu jaringan kelistrikan di Jalan Mahang, Desa Persil Raya, Kecamatan Seruyan Hilir (08/06/2026).

 

Penanganan dilakukan setelah Regu 2 DPKP Seruyan menerima laporan warga pada Selasa siang. Informasi mengenai keberadaan pohon yang tumbuh dekat jaringan listrik tersebut segera ditindaklanjuti dengan pengerahan personel ke lokasi.

 

Setibanya di lokasi, petugas melakukan penilaian kondisi pohon yang dianggap berisiko menimpa jalur listrik maupun pengguna jalan. Untuk menghindari kemungkinan terjadinya gangguan pasokan listrik dan kecelakaan, pohon tersebut kemudian ditebang dan dibersihkan.

 

Dalam operasi tersebut, tim mengerahkan satu unit kendaraan operasional serta peralatan pemotong pohon (chainsaw). Proses evakuasi berlangsung lancar dan berhasil diselesaikan dalam waktu kurang dari satu jam dengan kondisi cuaca yang mendukung.

 

Kepala DPKP Kabupaten Seruyan, Nomo Koeswoyo, mengatakan langkah cepat tersebut merupakan bagian dari upaya mitigasi risiko demi menjaga keselamatan masyarakat dan keandalan jaringan listrik.

 

“Penanganan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kelistrikan, kecelakaan lalu lintas, maupun risiko pohon tumbang yang dapat membahayakan warga,” ujarnya.

 

Menurut Nomo, kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah terjadinya insiden serupa. Karena itu, warga diminta segera melaporkan apabila menemukan pohon yang miring, lapuk, atau berada terlalu dekat dengan jaringan listrik.

 

Ia menegaskan bahwa tindakan pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan menunggu hingga terjadi keadaan darurat yang dapat menimbulkan kerugian maupun korban.

 

“Kami mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan potensi bahaya di lingkungan sekitar agar dapat segera ditangani bersama instansi terkait sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar,” katanya.

 

Nomo juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan penebangan pohon secara mandiri, terutama yang berada di sekitar jaringan listrik. Selain membutuhkan keahlian khusus, pekerjaan tersebut memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan.

 

“Penebangan pohon yang berada dekat jaringan listrik harus dilakukan dengan prosedur yang tepat dan melibatkan pihak berwenang. Kesalahan kecil dapat berakibat fatal,” tegasnya.

 

Ia turut mengapresiasi dukungan dan koordinasi yang terjalin antara DPKP Seruyan dan PLN dalam penanganan tersebut. Menurutnya, sinergi antarinstansi menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman serta meminimalkan risiko gangguan layanan publik.

 

DPKP Seruyan, lanjut Nomo, berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang cepat, responsif, dan profesional terhadap setiap laporan masyarakat, baik terkait kebakaran, penyelamatan, maupun berbagai kondisi yang berpotensi mengancam keselamatan warga.

Jurnalis : Husin 

Red/Anto Prayoga 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *