Bojongmangu – Bekasi, mitratnipolri.co.id
Maraknya kenakalan remaja, penyalahgunaan narkotika, hingga isu teror pocong yang meresahkan masyarakat menjadi perhatian Polres Metro Bekasi dalam kegiatan “Jaga Bekasi On The Spot” di Kampung Pasiranji, Desa Sukabungah, Kecamatan Bojongmangu, pada Senin (25/05/2026).
Melalui kegiatan tersebut, Polres Metro Bekasi mengedukasi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan lingkungan serta memperkuat peran keluarga dalam menjaga anak-anak dan remaja dari pengaruh negatif. Kegiatan dihadiri Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Sumarni, Kapolsek Bojongmangu, perwakilan Kecamatan Bojongmangu, tokoh masyarakat, dan ratusan warga setempat.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Sumarni mengatakan, kegiatan Jaga Bekasi On The Spot merupakan langkah kepolisian untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus memperkuat kesadaran kolektif menjaga keamanan lingkungan.
“Pada kegiatan ini kami mengedukasi masyarakat agar tetap semangat menjaga lingkungannya, termasuk menjaga anak-anak dan remaja agar tidak mudah terlibat dalam hal-hal negatif seperti penyalahgunaan narkotika, obat-obatan keras, tawuran, dan gangguan kamtibmas lainnya,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan gangguan keamanan maupun kejadian darurat melalui layanan kepolisian 110 yang aktif selama 24 jam.
“Kami sosialisasikan kepada masyarakat agar tidak perlu takut apabila ada gangguan keamanan di lingkungannya. Segera hubungi layanan 110, petugas kami siap membantu masyarakat selama 24 jam,” katanya.
Kapolres juga turut menanggapi maraknya isu teror pocong yang sempat membuat resah masyarakat. Menurutnya, masyarakat tidak perlu panik dan tetap harus mengedepankan kewaspadaan lingkungan.
“Kami sampaikan kepada masyarakat bahwa tidak perlu takut dengan isu-isu yang meresahkan. Yang terpenting adalah meningkatkan keamanan lingkungan, mengaktifkan siskamling, dan segera melapor kepada petugas apabila ada hal mencurigakan,” tambahnya.
Selain edukasi kamtibmas, perrsonel Polwan Polres Metro Bekasi juga memberikan pelatihan ekonomi kreatif bagi masyarakat, khususnya ibu-ibu dengan pembuatan rujak Aceh dan pisang goreng Pontianak sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha mikro masyarakat.
“Semoga pelatihan UMKM ini bisa meningkatkan kreativitas ibu-ibu untuk berjualan dan menciptakan produk yang nantinya dapat dipasarkan lebih luas,” ungkapnya.
Tokoh masyarakat Desa Sukabungah, Hj Udin Jaenudin, mengapresiasi kegiatan yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, baik dari sisi keamanan lingkungan maupun pemberdayaan warga.
“Alhamdulillah kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Kapolres dan jajaran yang telah memberikan edukasi kepada masyarakat tentang keamanan lingkungan dan bahaya obat-obatan terlarang. Masyarakat di sini sangat antusias dan kompak,” katanya.
Ia menyebut kondisi keamanan di Desa Sukabungah selama ini tetap terjaga berkat kerja sama masyarakat bersama unsur kepolisian dan aparat kewilayahan.
“Keamanan bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Alhamdulillah sampai saat ini lingkungan di Desa Sukabungah aman karena adanya kekompakan warga,” ujarnya.
Selain edukasi kamtibmas, Hj Udin menyampaikan masyarakat juga memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis serta pelatihan UMKM yang disediakan dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan mulai dari cek darah hingga pemberian obat-obatan sangat membantu masyarakat Kampung Pasiranji, ditambah pelatihan UMKM yang memberikan keterampilan baru bagi warga, khususnya kaum ibu.
“Alhamdulillah Ibu Kapolres juga membawa oleh-oleh untuk masyarakat di sini berupa satu ekor sapi kurban untuk warga Kampung Pasiranji,” katanya.
Jurnalis: Sarip
