Sampit, mitratnipolri.co.id
Korem 102/Pjg turut hadir dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Jalan Jenderal Sudirman Km 0, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kamis (1/10/2026).
Upacara dipimpin oleh Bupati Kotawaringin Timur H. Halikinnor, S.H., M.M., selaku inspektur upacara. Dalam kesempatan tersebut, Korem 102/Pjg diwakili oleh Kepala Hukum (Kakum) Korem 102/Pjg Mayor Chk. Gunawan.

Upacara turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati, S.Pd., Ketua DPRD Kotawaringin Timur Rimbun, S.T., Dandim 1015/Sampit Letkol Inf. Dwi Candra Setyawan, S.I.P., Kapolres Kotawaringin Timur AKBP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra W., S.H., S.I.K., M.M., Dandenpom XXII/1 Sampit, perwakilan Yonif TP 923/Mentaya, unsur Kejaksaan Negeri Sampit, Pengadilan Negeri Sampit, para staf ahli dan asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, serta undangan lainnya.
Pasukan upacara terdiri atas unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, pemadam kebakaran, ASN, dan mahasiswa. Keterlibatan berbagai unsur tersebut mencerminkan soliditas dan sinergi dalam menjaga persatuan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Rangkaian upacara meliputi penghormatan pasukan, laporan komandan upacara, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, pembacaan naskah ikrar, pembacaan doa, serta penghormatan pasukan.
Naskah ikrar dibacakan oleh Dandim 1015/Sampit Letkol Inf. Dwi Candra Setyawan, S.I.P. Dalam ikrar tersebut ditegaskan kembali tekad untuk mempertahankan dan mengamalkan Pancasila sebagai dasar negara serta landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk mengenang perjuangan dan pengorbanan para Pahlawan Revolusi sekaligus meneguhkan kembali nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi bangsa dan pemersatu seluruh rakyat Indonesia.
Melalui momentum tersebut, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat terus diperkuat guna menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan budaya.
Peringatan ini diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari serta bersama-sama menjaga keutuhan NKRI.
Jurnalis:Husin Kaperwil Kalteng/Dery Humas
Red/Anto Prayoga
