Tragis! Motor Tabrakan dengan Dump Truck Diduga Oleng di Bartim, Pemuda 21 Tahun Meninggal Dunia

Berita24 Dilihat

TAMIANG LAYANG, mitratnipolri.co.id

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan sebuah kendaraan yang diduga dump truck berwarna kuning terjadi di Jalan Tamiang Layang–Ampah, tepatnya di depan Gereja Maranatha, Desa Patung RT 04, Kecamatan Paku, Kabupaten Barito Timur, Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

 

Kecelakaan tersebut mengakibatkan pengendara sepeda motor, Muhamad Arsad (21), meninggal dunia dalam perjalanan menuju Puskesmas Ampah. Sementara itu, dua orang yang dibonceng, yakni Nor Khotimah (21) dan Al Billal (4), mengalami luka-luka dan mendapat penanganan medis.

 

Kasi Humas Polres Barito Timur AKP Eko Sutrisno, S.H., M.M., menyampaikan keterangan Plt. Kasat Lantas Polres Barito Timur IPDA Sukisno Hendika bahwa kecelakaan bermula saat sepeda motor Yamaha Mio Soul berwarna hitam-merah yang dikendarai Muhamad Arsad, dengan membonceng Nor Khotimah dan Al Billal, melaju dari arah Tamiang Layang menuju Ampah.

 

Setibanya di lokasi kejadian, dari arah berlawanan datang kendaraan yang diduga dump truck berwarna kuning. Kendaraan tersebut diduga oleng ke kanan hingga memasuki jalur sepeda motor. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari.

 

Benturan tersebut menyebabkan pengendara dan kedua penumpang sepeda motor terjatuh. Arsad mengalami luka berat di bagian kepala serta patah tulang pada tangan dan kaki kanan. Meski sempat dibawa menuju Puskesmas Ampah, nyawanya tidak tertolong dan ia meninggal dunia dalam perjalanan.

 

Nor Khotimah mengalami patah tulang pada tangan dan kaki kanan, sedangkan Al Billal mengalami luka lecet di pipi kanan.

 

Setelah kecelakaan, kendaraan yang diduga dump truck tersebut meninggalkan lokasi menuju arah Ampah. Hingga laporan diterima, identitas kendaraan dan pengemudinya masih belum diketahui.

 

Polisi telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mendata dan memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan barang bukti. Satlantas Polres Barito Timur masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

 

Kabut asap yang relatif tebal saat kejadian menjadi salah satu kondisi lingkungan yang diperhatikan dalam penanganan kasus ini. Polisi mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan dan jarak pandang, serta segera melaporkan informasi terkait kendaraan yang diduga terlibat kepada pihak kepolisian.

 

Jurnalis:Husin Kaperwil Kalteng/Dery Humas

Red/Anto Prayoga 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *